Era AI dan Video Pendek, Menjadi Blogger apakah Masih Bisa Menguntungkan?

Sebelum menjamurnya kehadiran video pendek seperti Tiktok, Instagram Reels dan Short (youtube). Banyak orang yang membagikan pengalaman dan ceritanya melalui tulisan dan foto melalui platform bernama blog.

Awalnya blog merupakan tugas kuliah yang dibuat oleh Justin yang membuat halaman website pribadi bernama Links.net pada tahun 1994. 

Sedangkan versi lainnya, blog atau weblog dipopulerkan oleh Jorn Barger, seorang programer pada tahun 1997. Saat itu, ia membuat halaman weblog bernama Robot Wisdom yang mengulas perkembangan teknologi.

Di Indonesia sendiri, blog cukup populer sebagai bentuk aktualisasi diri hingga menjadi pekerjaan dan ladang Rupiah. 

Banyak orang yang terkenal, berawal dari mengelola blog pribadinya di internet. Sebut saja Raditya Dika, Diana Rikasari, Iwan Banaran, Sonia Eryka, dan masih banyak lagi.

Komunitas blog di Indonesia juga cukup beragam. Diantaranya seperti komunitas blogger Makassar Anging Mamiri yang berdiri sejak 2006. Selain Anging Mamiri, ada juga blogger Bekasi, Kumpul Emak blogger (KEB), Blogger Perempuan, dan masih banyak lagi.

Namun, seiring berkembangnya dunia content creator di Indonesia. Blog sudah tidak se-seksi era 2000-an awal. Banyak blogger yang sudah berpindah platform, dan fokus memilih mengembangkan platform media sosial seperti Instagram, Tiktok karena konten audio visual saat ini lebih digemari oleh masyarakat.

Mesin pencari Google, beberapa waktu lalu pernah mengunci banyak blog yang sudah tidak aktif, atau mengandung bahaya menjadi private. Algoritma Google saat ini, juga sudah membersihkan konten-konten dari webiste yang berkualitas rendah seperti blog-blog anonim yang kurang kredibilitasnya.

Ditambah saat ini kehadiran AI, membuat orang ingin jawaban yang instant tanpa harus repot mengunjungi webiste sumbernya.

Lalu apakah menjadi blogger di era gempuran AI dan Video pendek masih bisa menguntungkan? Jawabannya Bisa Ya, bisa tidak. Tergantung keuntungan apa yang ingin didapat? Jika tujuannya mendulang rupiah dari Google adsense blog. Saat ini Pay Per Click dari Google Adsense Indonesia sudah cukup berat karena harganya sangat rendah. Alternatif lain seperti affiliate di Tiktok dan Shopee masih bisa lebih cuan.

Blog bisa menjadi  portofolio atau journal digital, dimana  journaling sendiri merupakan kegitan menulis yang memerikan banyak manfaat. Seperti melatih kita untuk menemukan ide-ide baru, berpikir objektif dan berpikir secara sistematis atau terorganisir.  Melansir Hallo Sehat, berdasarkan jurnal yang diterbitkan Cambridge University disebutkan, menulis selama 15-20 menit setiap 3-5 hari selama 4 bulan bisa menurunkan tekanan darah dan fungsi hati.

Blog hanyalah sebuah platform, namun menulis adalah bahasa yang paling jujur dan apa adanya telebih jika orang tersebut berani mempublikasikan hasil buah pemikirannya.




Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak